Teknik 17 Mei 2021

Guest Lecture: POD EOR (CO2-Injection)

MK-PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN LAPANGAN (PPL) Malaysia

Dosen pengammpu, Dike Fitriansyah Putra, ST., M.Sc, MBA,

Perencanaan Pengembangan Lapangan (PPL) atau dalam bahasa petroleum: Plan Of Development (POD) merupakan mata kuliah pilihan khusus, yang bertujuan memberikan wawasan secara komprehensif dan integral kepada mahasiswa tentang manfaat dan penggunaan teori-teori perminyakan yang dipelajari di bangku kuliah dari materi dasar hingga lanjut, seperti mekanika reservoir, pressure transient, fluida reservoir,  nodal analisis, hingga simulasi reservoir. Oleh karena itu, mata kuliah ini sangat penting bagi mahasiswa perminyakan karena merupakan interface antara teori dan aplikasi teori tersebut di lapangan. Pada hari Sabtu, tanggal 8 mei 2021, Mr. Zein Wijaya, M.Sc, MBA, PhD(c), seorang principal reservoir enjiner dan ahli Enhanced Oil Recovery (EOR) dari perusahaan konsultan international   yang berkedudukan di Houston, ENERPRO group, memberikan kuliah tamu kepada para mahasiswa UIR yang mengambil mata kuliah PPL pada semester genap TA 20/21 serta beberapa mahasiswa lain yang tertarik dengan topik kuliah tamu ini. Topik yang diangkat perihal Plan of Development (POD) untuk EOR CO2 Injection, dengan study case nya lapangan minyak unconventional; San Andreas Oil Field di the Permian Basin, tepatnya di formasi ROZ (Residual Oil Zone). Yang ditemukan di tahun 1936, dan masih berproduksi hingga saat ini. Lapangan San Andreas ini, sudah menggunakan CO2 injection flooding sejak 5 tahun yang lalu. CO2 miscible injection ini adalah proven technology, yang sudah terbukti dan sukses diimplementasikan di lapangan unconventional di USA.  Mr. Zein juga menjabat sebagai pengurus Diaspora USA, mengungkapkan pengetahuan dasar perihal fungsi material balance (MBAL) dalam mengevaluasi lapangan tua yang memiliki data lengkap, baik pressure data maupun production data. MBAL merupakan alat sederhana dalam mem-forcasting data pressure dan cumulative production. Namun MBAL ini memiliki keterbatasan sehingga tidak dapat digunakan sebagai  alat dalam membuat well development dari sebuah lapangan, terutama dalam menentukan lokasi baru dari infill well. Umumnya MBAL ini digunaka di lapangan kecil yang memiliki sumur terbatas (maximum 25 wells). Dosen pengampu MK -12, Dike Fitriansyah Putra. ST, M.Sc,MBA, memberikan komentar bahwa acara ini merupakan interface dari mahasiswa kelas PPL dalam merambah dunia industri. Oleh karena itu, tatap muka guesst lecture ini merupakan kesempatan yang sukar diperoleh dibangku kuliah, dan membawa benefit secara individu. 

[ ADMIN F. TEKNIK UIR. ]